PRAKTIKUM 3 PANDUAN CARA INSTAL WINDOWS
PRATIKUM 4
KELOMPOK 2
1.AMANDA LESTARI
2.ARIZAL
3.ASQI
4.BAGAS
X SIJA 1
SMKN 1 CILEGON
TAHUN AJARAN
2022-2023
SISTEM INFORMATIKA
JARINGAN DAN APLIKASI
MEMBUAT PARTISI HARDISK MENGGUNAKAN
USB
Cara Membuat Partisi Hardisk Baru Pada Windows
Jika mendengar istilah hardisk mungkin
Anda sudah tidak asing lagi. Perangkat ini menjadi salah satu hardware yang ada
di komputer dengan fungsi untuk penyimpanan data dan sistem.
Ukuran hardisk yang dijual di pasaran
bermacam-macam jenisnya, yang paling kecil ada 80 GB, 160 GB, 250 GB, 500 GB, 1
TB, 2 TB dan seterusnya. Untuk merk hardisk yang banyak dijumpai di toko
komputer contohnya Seagate, Western Digital, Hitachi, Samsung dan Toshiba.
Daftar Isi show
Partisi Hardisk
Seringkali saat kita membeli komputer
baru atau setelah install ulang, partisi hardisk yang ada terlalu besar tidak
sesuai dengan kebutuhan. Akibatnya penyimpanan data pada komputer menjadi tidak
rapi, banyak file-file yang bercampur menjadi satu.
Untuk mengatasi seperti ini Anda tidak
perlu menambah hardisk lagi pada komputer, cukup membuat partisi hardisk baru
saja. Caranya sebenarnya cukup mudah tetapi banyak orang yang belum tahu
tentang membuat partisi hardisk baru
pada windows.
Sebelum melanjutkan cara membuat
partisi baru, Anda perlu tahu dulu jenis-jenis hardisk. Takutnya saat membeli
hardisk salah tipe sehingga tidak bisa dipakai.
Jenis Hardisk
Ada beberapa jenis hardisk yang
memiliki fungsi berbeda. Nah berikut pembahasan mengenai jenis hardisk:
1. Hardisk konvensional
Hardisk konvensional adalah jenis
hardisk biasa yang sering kita jumpai. Bentuknya besar dalamnya terdapat
piringan cakram. Hardisk jenis ini rentan mengalami kerusakan karena
menggunakan komponen berputar.
Keuntungan hardisk model konvensional
ini adalah harganya lebih murah, mudah memperoleh pada toko komputer, pilihan
kapasitas beragam dan banyak pilihan merk.
Sebelum membeli pastikan dulu ukurannya
sesuai dengan kebutuhan Anda, karena ada 2 ukuran yang berbeda yaitu:
- Hardisk
3.5”
Hardisk tipe ini memiliki ukuran yang lebih besar dan berat,
umumnya digunakan pada perangkat PC komputer.
- Hardisk
2.5”
Untuk tipe 2.5” ini biasa ditemukan pada hardisk laptop,
ukurannya lebih kecil dan bobotnya lebih ringan.
2. SSD (Solid State Drive)
SSD adalah pembaruan teknologi hardisk
yang sudah tidak menggunakan piringan lagi. SSD sudah menggunakan chip storage
seperti flashdisk tetapi ukurannya lebih besar. SSD sekarang ini menjadi
pilihan karena lebih awet dan menjanjikan performa yang lebih bagus.
3. M2 Solid State Drive
M2 SSD adalah transformasi dari SSD
dengan bentuk yang lebih ramping, bentuknya mirip dengan RAM sehingga tidak
memakan banyak tempat. Memory M2 biasanya dipasang pada perangkat-perangkat
komputer dan laptop kelas high end dan harganya saat ini masih tergolong mahal.
4. Hardisk eksternal
Hardisk eksternal merupakan jenis
penyimpanan data yang tidak ikut masuk dalam sistem komputer. Ukurannya mirip
dengan hardisk laptop dengan casing yang beragam. Untuk proses transfer data
menggunakan kabel data yang disambungkan pada konektor USB.
Manfaat Partisi Hardisk
Ada beberapa manfaat setelah Anda
melakukan partisi hardisk:
1. Hardisk
lebih cepat dalam mengindeks lokasi file
2. Performa
komputer bisa lebih cepat
3. Apabila
salah satu drive terkena virus, maka drive lainnya masih aman
4. Bisa
digunakan instal lebih dari satu operating sistem dalam komputer
5. Management
file jadi lebih rapi
Membuat Partisi Hardisk
Sebelum melanjutkan untuk membuat
partisi hardisk, ada beberapa fitur yang ada pada disk management seperti:
- Shrink
volume, fungsinya untuk mengecilkan ukuran partisi hardisk.
- New
Simple Volume, fungsinya untuk membuat partisi hardisk baru.
- Extend
Volume, fungsinya untuk memperbesar ukuran partisi hardisk.
- Delete
Volume, fungsinya untuk menghapus partisi hardisk.
Setelah Anda mengetahui fitur-fiturnya,
kini waktunya untuk mempraktekan bagaimana cara membuat partisi hardisk baru.
Sebelum membuat partisi baru Anda harus mengecilkan/shrink ukuran hardisk lain
terlebih dahulu. Silahkan ikuti caranya dibawah ini:
Cara Shrink Hardisk
1. Silahkan buka
“Disk Management” pada komputer/laptop Anda, caranya bisa lewat menu Search.
2. Setelah terbuka menu Disk Management, silahkan pilih kira-kira drive mana yang akan Anda kecilkan ukurannya. Jika sudah silahkan klik kanan dan pilih Shrink Volume.
Shrink Volume
3. Tunggu
prosesnya hingga muncul menu Shrink, silahkan masukan besaran kapasitas yang
Anda ambil dari drive asal, Kami mencontohkan 10000 MB/10 GB, kemudian pilih
“Shrink” dan tunggu prosesnya sampai selesai.
Memasukan kapasitas hardisk
4. Jika benar akan
ada disk baru bernama “Unallocated” berwarna hitam.
Disk kosong
Tugas Anda selanjutnya adalah membuat
partisi hardisk baru dari Unallocated disk tersebut.
Membuat Partisi Hardisk Baru
1. Klik kanan pada
“Unallocated” disk yang sudah kita buat melalui Shrink tadi, kemudian pilih
menu “New Simpel Volume”.
Disk kosong
2. Pada New Simple
Volume Wizard silahkan klik Next, pada “Specify Volume Size” klik Next lagi.
3. Pada assign
following letter biarkan saja, itu urutan partisi berdasarkan huruf. Lanjutkan
dengan klik Next.
Extend Volume
4. Pada format
partition biarkan saja, berikan nama pada Volume label sesuai dengan keinginan
Anda. Setelah itu klik Next lagi.
5. Dan yang
terakhir silahkan klik “Finish” dan tunggu proses formatting hardisk selesai.
Finish Menambahkan Disk Baru
Menghapus Partisi Hardisk
Sebelum menghapus partisi hardisk
pastikan dulu bahwa semua data sudah di backup, jika sudah yakin aman silahkan
klik kanan pada menu Disk Management, lalu pilih “Delete Volume”. Setelah Anda
delete space kosong ini akan menjadi Unallocated Disk seperti sebelumnya.
Menambah Partisi Hardisk
Untuk Anda yang ingin menambah partisi
hardisk, pastikan dulu ada Unallocated space untuk ditambahkan pada disk baru.
Untuk lebih jelasnya silahkan ikuti caranya berikut ini:
- Klik
kanan pada disk yang ingin Anda tambahkan, kemudian pilih “Extend Volume”.
Disk kosong
- Pada
Extend Volume Wizard silahkah klik Next, otomatis space kosong akan
terdeteksi dan lanjutkan dengan klik Next.
Extend Volume
- Klik
“Finish” dan tunggu prosesnya hingga selesai.


Komentar
Posting Komentar